andyriyan:

Hei readers! Kembali berjumpa dengan saya, lelaki paling tampan, penuh cinta dan kasih (wkwkwkwk) pernah gak reader bikin cerita, atau cerpen… atau minimal bacalah cerpen jaman dulu? Reders pasti tahu, jaman dulu ketika kita masih kecil ( 😀 ) kita sering bikin cerita atau baca cerita yang dimulai dengan kata “Pada suatu hari… .” Nah ceritanya penulis lagi nostalgia dan kangen dengan masa-masa…

View On WordPress

Pada suatu
hari Mamat dan Rokhim pergi ke hutan. Mereka berangkat dari rumah sejak
pagi buta setelah adzan subuh berkumandang. Tas ransel digendong di
punggungnya. Senapan panjang di cangklong di bahu sebelah kanan,
sementara sebelah kirinya melingkar teropong.

Ketika matahari telah naik sejengkal dari cakrawala mereka berhenti di bawah pohon Randu yang rindang.

“Kita istirahat disini sebentar, Mat” kata Rokhim. Dadanya naik turun, nafasnya tersenggal-senggal.

“Halah…
Payah kau, Khim. Baru saja 3 mil nih kita jalan,” sahut Mamat dengan
nada penuh ejekan. “Coba kita punya bekal apa aja, Khim?” tanya Mamat.
Tangannya menunjuk pada ransel Rokhim.

“Kita punya roti lapis,”
jawab Rokhim sembari menurunkan ranselnya. Tagannya kemudian sibuk
merogoh-rogoh kedalamnya. “Kita punya banyak roti lapis…” Katanya
kemudian, menoleh kepada Mamat dengan senyum bahagia. “… sekotak penuh
coklat, 3 botol penuh mineral, sekarung penuh…” Rokhim tiba-tiba
menghentikan ocehannya, terpengaruh dengan tingkah Mamat yang gusar
merogoh-rogoh isi ranselnya. “Kenapa kau, Mat? Panik amat gitu? Tenang
kita punya banyak be…”

“ASU…!” Raung Mamat marah. Rokhim melongo bingung.

“Mati aku… Aku gak bisa bertahan lebih lama lagi,” teriak Mamat putus asa.

“Kenapa, Mat?” Tanya Rokhim khawatir.

“Aku… Aku gak bawa HP, Khim!”

Krik… Krik… Krik…

Hening.

Tamat.

*Nomophobia
adalah ketakutan atau kekhawatiran atau sebab-sebab tidak nyaman jika
seseorang jauh dari ponsel atau smartphone. Gejala yang timbul sejak era
digital.  

Leave A Comment

Recommended Posts